no fucking license
Bookmark

Bab 1 TS Vtuber

Tiba-tiba saja, tahukah kamu tentang yang namanya TS?

Aku sendiri juga tidak tahu kepanjangannya secara resmi, tapi intinya sih, ini semacam “pertukaran gender”.

Mungkin singkatan dari Transsexual atau sejenisnya, tapi itu tidak penting.


Masalahnya adalah—aku telah mengalami perubahan jenis kelamin dari laki-laki menjadi perempuan.

Sulit dipercaya. Tapi, “partner” yang selama bertahun-tahun tidak pernah digunakan, kini tidak ada di bagian bawah perutku.

Jadi, mau tidak mau aku harus menerimanya.


Normalnya, orang pasti akan panik dan putus asa dalam situasi begini, tapi aku justru menerima kenyataan itu apa adanya dan bahkan tertawa senang meskipun masih bayi umur nol tahun.


Soalnya, dibandingkan rasa panik atau putus asa, ada satu hobi yang jauh lebih penting buatku.


Aku suka VTuber.

Kalau dibilang cinta... ya, mungkin memang aku mencintai mereka.


VTuber adalah genre di mana seseorang bisa tampil dan siaran menggunakan avatar, tanpa perlu memperlihatkan wajah asli.

Kepanjangan dari Virtual YouTuber, pastinya.


Awalnya sih genre ini masih kecil, tapi makin lama makin dikenal dan akhirnya tumbuh jadi genre besar.


Buatku, VTuber itu seperti oasis di tengah kehidupan karierku sebagai budak korporat di perusahaan hitam.

Setiap kali melihat wajah oshi-ku (idola favoritku), rasa lelahku langsung hilang seketika.


Tapi ya... kalau lelah mental mungkin masih bisa pulih, tapi lelah fisik tidak semudah itu.

Ingatanku yang terakhir adalah saat aku pingsan ketika menonton siaran dari oshiku.


Kurasa, saat itulah aku meninggal dunia.


Toh, aku juga nggak pernah benar-benar menemukan makna hidupku.

Orang tuaku sudah lama meninggal karena sakit, jadi aku nggak punya banyak hal yang bisa kutinggalkan.

Bahkan saat reinkarnasi pun, rasanya seperti melihat hidup orang lain—aku cuma berpikir sambil melamun,

“Yah, harus pintar-pintar bersikap supaya nggak dicurigai.”


Sampai akhirnya aku sadar kalau aku TS.


"OKEE, AKU JADI CEWEK!!"


"Dengan begini... aku bisa deket-deket sama oshiku yang VTuber! Waktunya isi ulang 'teetee' (kebersamaan imut nan manis)!!"


Aku bersorak kegirangan dalam hati.


Kenapa aku sampai segitunya?


Karena dunia tempatku terlahir kembali memiliki sejarah yang persis sama dengan dunia lamaku.

Balapan kuda, artis-artis, semua sesuai dengan ingatanku.


Dengan kata lain—VTuber juga akan menjadi tren di dunia ini.


Dan kebetulan, aku tahu kalau tren itu akan mulai berkembang saat aku menginjak usia anak SMA.

Seperti yang terlihat dari teriakan penuh semangatku tadi, impian terbesarku sekarang cuma satu:


Aku cuma mau deket-deket sama oshi-ku!


“Eh, bukannya kalau kamu fans, kamu sebaiknya nggak terlalu terlibat sama oshimu?”

...Bodo amat! Pokoknya aku bakal lakuin! Gak peduli, bodo amat, woy!


Oshi-ku adalah VTuber dari perusahaan yang khusus berisi anggota perempuan.

Artinya, untuk bisa dekat dengan dia, aku harus perempuan juga.


Sebenarnya, oshi-ku juga sering kolaborasi dengan VTuber cowok, dan secara teknis aku bisa tetap berinteraksi sebagai laki-laki.

Tapi tetap saja, aku lebih pengen suasana ‘teetee’ yang penuh yuri-yurian manis~

Lagian, kalau aku tetap jadi cowok, aku takut malah menodai oshi-ku cuma karena kedekatan kami.


Aku harap, setidaknya dunia ini bisa memaafkan jiwaku yang masih laki-laki.


Yang jelas sekarang, tujuan hidupku adalah menjadi seorang VTuber.

Kalau ada yang bilang motivasiku nggak murni, silakan diam dulu.


Tapi jadi bagian dari perusahaan VTuber itu nggak gampang.

Semua anggotanya penuh bakat.

Sementara aku? Orang biasa, nggak punya talenta spesial.


Tapi sekarang aku masih bayi. Itu artinya, aku punya senjata bernama waktu!


Aku akan latihan sekeras mungkin sampai SMA nanti, dan jadi VTuber dengan kemampuan dewa...!!!


***


86:Penggemar VAnon

Eh, ngomong-ngomong, kalian udah tahu belum?

Katanya generasi kedua dari “Kobokan” bakal debut sebulan lagi, lho.


87:Penggemar VAnon

Serius?


88:Penggemar VAnon

Eh, beneran dong.

Baru aja diumumin beberapa menit lalu. Cepet juga denger kabarnya.


89:Penggemar VAnon

Visualnya udah keluar belum?

Gimanapun juga, penasaran bakal muncul monster model apa lagi wkwkwk


90:Penggemar VAnon

Secara gen 0 sama gen 1 aja udah kayak gitu… wkwk


91:Penggemar VAnon

Mari nantikan kualitas kobokan™


92:Penggemar VAnon

Gak pengen ngarep sih wkwkwk


93:Penggemar VAnon

Kobokan tuh apaan sih?


94:Penggemar VAnon

Oho, anak baru ya? Selamat datang~


95:Penggemar VAnon

Baiklah, biar aku jelaskan!

“Kobokan” itu nama julukan buat salah satu agensi VTuber karena nama resminya kepanjangan banget.

Isinya tuh cuma orang-orang gila dan bego, makanya dijuluki kayak gitu.


96:Penggemar VAnon

Tiap kali denger ceritanya, selalu ngakak.

Nama resminya sepanjang judul novel web wkwk


97:Penggemar VAnon

Inget gak sih, CEO pertamanya langsung ditangkap setelah perusahaan baru berdiri? Nostalgia banget wkwk


98:Penggemar VAnon

Hah? Seriusan!? Dia ngapain?


99:Penggemar VAnon

Dia coba ngedeketin salah satu talent, tapi malah dibalas balik.

FYI, dia sampai luka-luka tiga bulan lamanya.


100〜101:Penggemar VAnon

WKWKWKWKWK


102:Penggemar VAnon

Gak diumumin resmi sih, tapi kayaknya yang nyerang itu si Gen 0 yang "serba tahu" itu.


103:Penggemar VAnon

Iya tuh, pernah nyebut soal itu di stream juga.

Mantan CEO ngapain sih coba ngedeketin gorila beneran wkwk


104:Penggemar VAnon

Akhirnya wakil direktur naik jadi CEO.

Trus bilang, “Kami cuma nerima orang yang otaknya miring.” Gak heran deh.


105:Penggemar VAnon

Yaa… semua talentnya emang kobokan banget wkwk


106〜108:Penggemar VAnon

Gen dua kobokan ya…

Bakal chaos banget nih.

Udah pasti pada gila, tapi arahnya ke mana nih gilanya.


109:Penggemar VAnon

Aku cuma pengen lihat momen imut nan wholesome (teetee)...


110〜111:Penggemar VAnon

Lupakan aja wkwk

Kalau mau teetee, mending nonton agensi lain. Kobokan bukan tempatnya.


112〜114:Penggemar VAnon

Mereka semua jalan sendiri-sendiri, gak ada yang bisa ngatur.

Siapa coba yang bisa mimpin orang-orang seaneh itu?


115:Penggemar VAnon

Tapi walau begitu, gak ada satu pun yang jelek.

Sebagai fans VTuber, aku tetap nungguin debut gen 2-nya.


116〜118:Penggemar VAnon

Lucunya, walaupun mereka semua aneh, rata-rata subscriber mereka paling tinggi.

Talent-nya dikit sih, tapi isinya monster semua.

Rata-rata tuh 456 ribu, padahal tren VTuber masih baru naik.


119:Penggemar VAnon

Soalnya mereka bisa narik penonton biasa juga.


120〜121:Penggemar VAnon

Dan gak ada fans bucin aneh-aneh, jadi nontonnya tenang.

Yang gak cocok langsung auto tersingkir sendiri.


122:Penggemar VAnon

Kalau ada yang beneran bucin sama mereka, mending sekalian daftar jadi talent kobokan wkwk


123〜124:Penggemar VAnon

Soalnya agensi itu khusus perempuan sih...

Ya, namanya juga selera CEO-nya.


125〜126:Penggemar VAnon

CEO-nya sampe bilang, "Gue gak butuh cowok!" DOR!

Kalau yang ngomong itu cowok, mungkin bisa lebih menyentuh sih.


127:Penggemar VAnon

Klasik otaku ngaco


128〜129:Penggemar VAnon

CEO-nya sendiri cocok banget jadi talent kobokan wkwk

Yah, dia juga pendirinya, jadi jelas punya potensi paling gede.


130〜131:Penggemar VAnon

Bener tuh.

Dia sumber dari semua kegilaan ini wkwk


132〜134:Penggemar VAnon

Gimana pun, tetap excited buat gen 2-nya.

Seriusan, ini udah jadi alasan hidup gua sekarang (lol)

Posting Komentar

Posting Komentar